pulau padar
Pulau padar dari sisi tersembunyi

#PadaSuatuMasa adalah project terbaru saya tentang kisah perjalanan saya dimasa lalu dan masa depan yang akan saya bagi setiap hari Rabu dan Senin. Bagaimana saya mewujudkan nya dalam bahasa saya sendiri. Semoga menyenangkan—

Mendengar berita tentang Komodo yang menggigit wisatawan asing di Taman Nasional Komodo lalu, mengingatkan saya akan kisah perjalanan saya di Tahun 2015 yang lalu. Sudah cukup lama pastinya, tapi masih membekas di ruang hati saya hingga hari ini. Apalagi setelah teman saya bercerita tentang berita itu.

Tahun 2015 lalu saya memang tidak sempat menginjakkan kaki dan bertemu komodo langsung di Taman Nasional Komodo-Pulau Rinca, Lah kenapa? Karena saya lagi halangan di hari deras-derasnya, tentunya pula pembaca yang sudah menginjakkan kaki ke pulau itu paham. Ya benar, wanita yang lagi halangan disarankan tidak masuk ke area itu.

loh buaya- Pulau Rinca
Tak bisa lihat komodo langsung, mancing ikan juga bisa.hahaha

Nusa Tenggara Timur adalah awal perjalanan panjang saya dimulai, adalah awal sebuah kisah dirajut. Saya tidak akan cerita tentang wisatawan asing yang lagi sibuk sibuknya diberitakan, tidak akan menjelaskan apa itu komodo?. Kayaknya saya akan lebih seru menceritakan kisah perjalanan saya.

#PadaSuatuMasa yang pertama ini, saya akan bercerita tentang sebuah pulau yang saya kagumi dan hampir menelan hidup saya saat itu, dan 2 orang lainnya. Bagaimana bisa?

Pulau padar adalah salah satu pulau yang menjadi daya tarik wisatawan dan merupakan spot yang harus dikunjungi, termasuk saya dan 3 orang lainnya. Pulau tanpa penghuni dengan pesona bukit bukitnya dan kontur bercabangnya membuat menarik dan wajib, kudu, harus dikunjungi. Kita adalah salah satu team traveller kece kala itu yang bermimpi jauh-jauh hari untuk menginjakkan kaki kita di pulau dengan pesona khasnya, pulau dengan sejuta misteri dibaliknya.

Opan adalah saudara baru kita kala itu, kita menemukannya di dermaga penyewaan kapal tour di Labuan Bajo. Kenapa akhirnya kita bisa jadi saudara? Karena kita menyewa kapalnya selama 2 Hari 1 Malam untuk perjalanan mengelilingi Kepulauan Komodo, saat itu kita menyewa kapalnya dengan harga 2,5 juta rupiah. Oh ya nama opan hanyalah nama keren yang dia buat, percayalah nama aslinya gak sekeren nama panggilannya, wkwkwk.
kapal opan
Kapal yang kita gunakan untuk trip komodo

Opan dan si bungsu

Saya ingat betul, hari itu adalah hari kebahagiaan buat opan. Saat kita baru sampai dan bertanya mau tour komodo dan bertanya harga, Dia bilang “Saya sudah punya tamu kakak, tapi hanya sehari saja”. Setelah bernegoisasi panjang lebar dan opan bertanya ke kita “Tidak apakah kakak tidur dirumah saya?”, Rumah saya jelek kakak?’, Benar tidak apakah?”. Itu adalah pertanyaan opan yang di lemparkan ke kita, kepolosannya membuat saya merindukannya hari ini-ya benar, saat saya menuliskan ini. Oh ya, opan adalah warga asli dari perkampungan komodo di Manggarai Barat, Kenapa saya bilang hari kebahagiaan buat opan? Karena dia akan pulang kampung bersama kami, menemui keluarganya, istri beserta anaknya setelah 2 bulan tidak pulang.
pulau padar
Eksotiknya Pulau Padar

Saat hari kedua menuju pulau padar, betapa excited nya saya dan yang lainnya. Pulau dengan tujuh matahari ini akan menjadi kenyataan, dan lagi impian saya berada di depan mata.

Tak ada yang pernah salah dengan bermimpi, yang salah adalah ketika kamu takut untuk bermimpi”.
“kita sudah sampai kakak” ucapan opan membuyarkan lamunan kami semua.
Kemudian kita turun dan menunggu opan yang menepikan kapalnya. Hari ini dia menjadi pemandu kami di Pulau padar. Saat turun opan membawa tongkat kayu dengan 2 cabang, ini berfungsi untuk berjaga-jaga dari serangan komodo, kalau Bahasa kerennya opan disebur ranger.

pulau padar
trekking dengan trek baru

pulau padar dan kisahnya
masi semangat saat trekking

Antara bodoh dan polos, atau saking menyepelekan. Dari kita berempat, hanya 1 orang yang membawa air mineral dalam trekking yang hampir 2 jam dengan track yang lumayan menipu. Karena masih semangat, perjalanan di satu jam pertama gak berasa, santai dan menikmati. Makin lama track lumayan gak selow, dan lucunya jalur ini baru dan belum ada jejak manusia sekalipun. Sampai beberapa kali saya bertanya, “Opan masih lamakah?”Jawabannya, sebentar lagi. Tapi tak kunjung sampai. Apalagi disepanjang perjalanan ke atas padar, Opan bercerita kalau pulau padar ini adalah tempat pembuangan komodo yang jahat dari pulau Rinca, yang suka gigit orang lah, dan disinilah tempat berkumpulnya. Perjalanan yang awalnya santai jadi deg-degan karena cerita opan, jadi setiap kali ada rumput dan pohon yang bergoyang saya langsung negative thingking. Perjalanan yang kata opan membutuhkan waktu hanya 1 jam, ternyata lebih dari perkiraan. Ha ha ha, kalau diinget inget suka ketawa sendiri.

Setelah sampai diatas, lelahnya tracking terbayar sudah dengan view yang menakjubkan, pesona nya, landscape yang aduhai. Nikmat mana lagi dari semesta yang tak Tuhan beri, apalagi untuk gadis yang saat itu lagi mau berjuang dengan skripsi nya. Saat itu, Padar adalah hadiah terbaik yang saya beri untuk diri saya sendiri.

pulau padar
view pulau padar walau salah spot, wkwkwk
(jadi kalau dikalangan selebgram,spot yang benar adalah dibelakang foto ini paling ujung)

Setelah asik berfoto-foto, turunlah kita satu persatu. Perjalanan masih panjang karena turun dengan jalur yang berbeda lagi, opan bilang cari jalur cepat tapi ntah kenapa dia jalan dengan cepat dan hampir meninggalkan kita. Saat itu air mineral tinggal setengah botol, alangkah merasa bodohnya saya tidak membawa air mineral sendiri. Merasa bodoh dari kita berempat, cuman 1 orang yang punya niat bawa air mineral. Hu hu hu, bisa dibayangkan kita lagi berada di pulau dengan 7 matahari nya, berarti sangat panas dan berada pas diatas kepala.

Saat perjalanan turun, kita kehilangan opan karena dia jalan terlalu cepat dan kita sudah terlalu lelah karena kekurangan air. Track juga kita buta, membaca track yang opan lewati sangat abu-abu saat itu, karena bukan track biasa yang dilalui wisatawan kebanyakan. Mengingat cerita opan tentang komodo liar membuat saya semakin menjadi-jadi, segala ilalang yang bergerak membuat saya kaget. Kaget kalau tiba tiba muncul kepala komodo dan menerkam saya sebenarnya.

masi jauh lagi turun nya?
Ketika air benar-benar tinggal dibawah rata-rata botol, disitulah saya menangis. Berkata bahwa saya tidak kuat lagi, duduk dibawah pohon yang rindang sambil menangis dan bertanya 
“Masih jauhkah lagi pantai”.
”Mana Pantai?”. Tangis terisak dengan segala ketakutan membuat saya merasa, ini akhir hidup saya. Mati karena kehausan, dehidrasi dan ketakutan sebenarnya adalah hal konyol yang saya buat sendiri, disitulah saya mulai menghargai air.Dehidrasi tidak pernah lucu ketika kamu dalam perjalanan jauh. Melihat saya menangis, dua orang lainnya berniat mengendong saya sampai keluar dan bertemu pantai, saya tak pernah sejahat itu. Bukan saya saja yang lelah dan haus, bukan saya saja yang pucat dan capek, tapi mereka juga. Akhirnya dengan tenaga terakhir saya, saya berdiri dan kemudian memandu jalan sambil berjalan dan bernyanyi-nyanyi. Sempoyongan memang, tapi saya percaya selagi ada semangat pastinya selalu ada jalan.

panorama pulau padar dari sisi tersembunyi
panorama pulau padar dari sisi tersembunyi

Hingga akhirnya saya menemukan pasir putih dan berlari, dan berteriak “AIR..AIR”, dan dilemparlah ari mineral dari kapal ke laut dan saya menggapainya dengan berenang. 
Dan tau apa? Si opan cuman tertawa tak bersalah. Mak lampir diatas kapal sambil bertanya “Kenapa kalian?,” Pucat amat?”. Saya dengan emosi setelah menghabiskan 2 botol air mineral dalam hitungan detik (lebay) bercerita akhir hidup kita diujung sana. Mereka hanya tertawa, dan disitulah saya tau bagaimana rasa dehidrasi parah dan betapa pentingnya air dalam kehidupan.

Kelar perjalanan kita melihat-lihat hasil foto dan membandingkan dengan selebgram yang memposting foto di Pulau padar, dan ternyata kontur foto selebgram dengan foto hasil kita mempunyai kontur yang berbeda. Kontur padar yang booming di ranah media social adalah kontur dengan 3 cabang, sedangkan kita hanya kontur 2 cabang. Dan akhirnya kita memperhatikan jelas dan menyadari kalau kita salah rute. Wkwkkwk, kita hanya tertawa dan menyumpahi si opan yang polos banget. Pas kesini teh lina gak salah jalur kan?

Sampai pada suatu ketika saya sudah berada di Batam, dan Opan menelfon sambil berkata 
“Kakak, kapan kah kesini lagi?”, 
“Saya sudah tau jalan pulau padar yang benar ini kakak”. 
Itulah pertanyaan dengan jawaban ter-absurd opan dan menjadi kenangan saya sepanjang masa. Lucu rasanya dan ngakak, kadang mikir-KOK BISA.


sailing trip komodo
sudahkah kamu bercerita tentang #padasuatumasa mu ?





Vio Hotel Cihampelas Bandung
Vio Hotel Cihampelas

Ketika piknik dadakan menimpamu, opsi terbaik adalah memanfaatkan semua aplikasi bookingan hotel di handphone dengan semaksimal mungkin.

Untuk gadis piknikers kayak saya, mendapatkan deal harga di last minute tetap suatu keharusan. Seperti saat itu dan pilihan jatuh pada " Vio hotel cihampelas ". Ha ha ha

Vio Hotel Cihampelas Bandung
Tampak depan hotel

Malam itu saya tidak terlalu memperhatikan detail hotel ini, kenapa? Karena saya sudah terlalu lelah kak. Tapi tetap saja ketika harusnya beristirahat mata masi melek karena terbiasa dengan insomnia yang semakin menjadi jadi. Kadang jam kalong tidak hanya musibah buat saya, terkadang jadi berkah buat orang lain seperti kisah mie kocok ini.


Kesan utama

Ketika bangun pagi, hal yang mencolok adalah ruangan breakfast nya. Ketika turun dari lantai 3 saya berasa memencet lantai 1 karena keterangan dikartu, kita akan sarapan dilantai 1. Singkat cerita yang saya fikirkan adalah restaurant mungil disamping hotel misalnya. Tapi tidak demikian, ketika sampai lantai 1 saya melihat lobby yang sudah disulap menjadi ruangan breakfast. Lengkap dengan kursi meja serta menu makanan buffet nya. Pada kisah ini, ketika sampai lantai 1 dan melihat keadaan ini saya hampir memencet kembali ke lantai yang lain. Percayalah saat itu saya hanya berfikir salah lantai, wkwkwk .untung mas-mas dan mbak-mbak nya memanggil saya dan bilang "sarapan disini mbak". 

Vio Hotel Cihampelas
Ruangan lobby yang disulap jadi ruangan breakfast
Vio Hotel Cihampelas
sisi menu breakfast


Sekilas Vio 

Ternyata vio hotel ini memiliki 3 jenis hotel vio dikota Bandung. "Into heart of the city" adalah jenis hotel yang saya tempati saat itu-Vio hotel cihampelas. Dua lainnya adalah Vio veteran dan Vio westhoff. Berhubung saya menginap di vio cihampelas, saya akan berbagi mata untuk semua.

Vio Hotel Cihampelas Bandung
Room deluxe 

Vio Hotel Cihampelas Bandung
lebih santai dikamar dengan teh hangat, Gimana?

Vio Hotel Cihampelas Bandung
Punya jadwal sinetron,sisi ini paling pas

Vio Hotel Cihampelas Bandung
Kamar mandi

Berada dijantung kota bandung membuat hotel ini memiliki daya tarik menurut saya, dengan warna ungu yang khas nya bikin hotel ini jadi pilihan wisatawan yang akan berlibur.

Kamarnya minimalis dengan tambahan 1 sofa didepan televisi LED. Untuk yang berpiknik diatas 2 orang akan terbantu dengan sofa ini. Apalagi sofanya empuk dan bikin pewe gak pengen pindah. (maaf saya lupa memfotonya)
Dekorasinya juga minimalis, dengan detail walpaper didinding kamar. Gak ngerti desain si sayanya, tapi suka aja. Sama kayak sukanya ke kamu #halah

Karena berada dijantung kota nya Bandung, buat piknikers yang berniat santai dibandung sambil beli oleh oleh ini adalah tempat yang pas. Sepanjang keluar dari hotel, ke kanan atau ke kiri adalah jejeran ruko emang2 yang jualan kaos, makanan dan segala jenis macem yang akan kalian temui disono.

Vio Hotel Cihampelas
View belakang hotel
Cihampelas walk juga deket banget, sejengkal kalau untuk kaki raksasa. Tapi berhubung kaki saya liliput, cukuplah berjalan 6 menitan ke skywalk yang lagi hits itu. Andaikan jauh pengen dianterin bu dewan pakai mobil dinasnya. #dilempar batu bata

Jangan lupa jalan dan jajan ya, banyak banget cemilan di skywalk yang harus dicicipi, di depan hotel ini juga juara. 


Oh ya, ceritanya hari kedua kita gak ambil paket sarapan jadilah beli sarapan diluar dan tanpa mandi jalan jalan ke skywalk. Liat yang lucu lucu cuman bisa nelen ludah, kemudian pulang dan mendapatkan pesan moral "untung aja gak bawa uang, kalau bawa ludes sudah" .hahaha

Sekian


VIO HOTEL CIHAMPELAS
Jl. Cihampelas No.108, Tamansari, 
Bandung, Kota Bandung, 
Jawa Barat 40116

Waduk jatiluhur
ketika Rindu akhirnya bertemu
Awal bulan Maret lalu, saya tidak sengaja mengunjungi daerah “cerita” masa kecil saya dulu. Lah kenapa hanya cerita? Karena bapak saya hanya sering bercerita saja tentang kota masa kecilnya kesaya tanpa saya pernah diajak mengunjungi nya sama sekali waktu itu.

Mungkin saya bisa dikatakan kudet oleh warga Jawa Barat ini, ketika yang lain sibuk berlibur ke Mall atau tempat-tempat popular dan hits lainnya. Pinta saya cuman satu, bisa mengunjungi “cerita” masa kecil saya, mampu melihat dan mewujudkannya di usia saya yang sudah matang ini adalah hadiah terbaik untuk diri saya pribadi.

Sebelum saya pulang ke Batam, saya sudah berniat akan mengunjungi sebuah Rindu dari sebuah cerita yang terus bermain di fikiran saya, Sebutlah dia teman kecil saya “ Waduk Jatiluhur”

Waduk Jatilihur berada di daerah Jatilihur, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat. Ini adalah sebuah bendungan terbesar di Indonesia. Oleh pemerintah bendungan ini dikenal dengan Waduk Ir.H.Juanda  dengan panorama danau yang luasnya 8.300 Ha.

baca juga tentang wisata hits di Bandung - Klik disini


CERITA MASA KECIL

Ketika saya berusia 6 tahun, siaran televisi sering banget menyiarkan berita tentang Waduk Jatiluhur Untuk anak kecil seusia saya saat itu, berpikir apa itu Waduk Jatiluhur gak pernah sama sekali terlintas. Yang saya tau main aja kala itu, tapi hingga saya beranjak remaja, hitunglah kala itu saya mengenakan baju putih biru. Bapak saya selalu bilang “Bapak dulu sering main disini loh, ini luas banget dan besar. Tapi ntah kenapa bapak saya hanya bisa bilang tapi gak pernah mengajak saya untuk berlibur ke daerah masa kecilnya.

Percayalah, saya sebenarnya juga enek mendengar cerita bapak yang itu lagi dan itu lagi. Tiada hari ketika ada berita tentang Jawa Barat, Bapak akan bercerita lagi tentang kisah masa kecilnya, Apa yang bapak lakuin dan Ada apa? tapi karena saya adalah anak bawang yang masih belia sekali, yang terngiang dan tersave benar dalam otak saya hanya "Waduk Jatiluhur".

Karena saya adalah tipe pengingat, sekecil apapun cerita itu saya akan terus mengingatnya dan menjadi “Note” untuk saya. Seperti yang terjadi saat saya menginjakkan kaki di tanah masa kecil bapak di usia 1/4 abad ini. #abaikan umur yang menua ini

Malam itu udah terlalu larut saat saya sampai di Purwakarta, saat lampion-lampion berwarna merah menyambut saya dengan warna khasnya. Diujung pelupuk mata saya ada bola air yang menunggu untuk jatuh, seketika saya menghapusnya sambil menguap dan berkata “Arghh..ngantuk.” padahal haru lagi haru lagi.

Dalam hati bilang "Pak, saya udah disini dan bakal ngebuktiin apa yang bapak bilang dulu . Apakah semenarik yang bapak bilang ?". ini antara saya terharu atau ngakak sebenarnya.

Maafkan saya karena postingan kali ini sedikit menye-menye, percayalah saya hanya manusia biasa yang pengen juga cerita apa yang saya rasain.
                                                                                                

                                                                                            ***

Pagi menyapa saya dengan kokokan ayam, ntah sudah berapa lama saya tidak mendengarkan suara ayam dipagi hari. Biasanya suara anak-anak menangis lah rutinitas harian yang sayang banget saya lewatkan. ha ha ha

Oh ya, Menuju kesini membutuhkan waktu 1-1,5 jam dari Kota Purwakarta, ini sudah termasuk macet ya. Diperjalanan saya cuman diem aja sambil mikir, dan pada akhirnya saya akan bertemu dengan sebuah teman di masa kecil. Cekikikan sendiri

Percayalah tujuan saya kesini cuman untuk melihat apa yang pernah diceritakan bapak saja sebenarnya, melihat dengan mata saya sendiri dan berbahagia karena bucket list saya terpenuhi lagi. Alhamdulillah

Selalu ada kisah baru yang datang dan mewarnai-Yuhuuuuuuu

Waduk jatiluhur
welcome
wisata  waduk jatiluhur
Dermaga Terpadu Wisata Waduk Jatiluhur

wisata  waduk jatiluhur
Kapal kecil untuk menyebrang ke restaurant

Karena momennya hanya lah mengulik sebuah rindu dari cerita dahulu, ketika saya sampai, saya hanya duduk ala piknik sambil menyeruput kelapa muda dengan view bendungan Jatiluhur dan jejeran kapal kapal kayu (kalau di Batam dikenal nya si kapal pompong).

Sudah lelah menikmati kelapa muda dan view, saya beranjak dan berjalan ke area pinggiran danau. Berdiri dan mengobrol dengan salah satu tetua yang dikenal dengan Abah Un. Panjang lebar Abah Un menjelaskan tentang Waduk jatiluhur ini dan saya hanya terbengong.

Di momen ini saya lebih banyak senyum senyum sendiri sebenarnya pas ngobrol ke abah juga, Abah Un sampai ngomong gini ke saya "Kamu ini jurnalis ya? atau Reporter? atau Orang Strees (gara gara gak wajar anak gadis pecicilan begini-percayalah ini gak ditanyain abah kok) wkwkwk... Maaf ya bah kalau saya mah bawel nanya ini itu.

Ternyata inilah tempat yang bapak sering ceritain, maaf kalau saya tidak bercerita lebih dalam. Karena yang seperti saya bilang, saya hanya mengulik sebuah rindu dari apa yang sering bapak bilang. Sebuah tempat yang bikin saya penasaran dan bikin saya rindu walau dari cerita saja awalnya.

Waduk jatiluhur
santai kayak dipantai

Betewe di sini tidak hanya bisa menikmati pemandangan nya yang luar biasa saja, ada restoran seafood di tengah bendungan yang bisa dicapai dengan menyewa kapal dari dermaga Waduk Jatiluhur, biaya sekitar 50 ribu per orang kalau rame, pengunjung akan ditinggal dan dijemput kembali.

Sebut saja ini Rindu
wisata  waduk jatiluhur
Carilah saya diantara pohon dan rerumputan, Apakah anda berhasil menemukannya?

Tapi berhubung waktu saya yang mepet, saya hanya menikmati view dan main ayunan di sisi ujung dermaga. Menikmati sebuah rindu dari sini sudah membuat “cerita masa kecil” saya terobati.
kisah ini terinspirasi dari kisah tentang bapak dari blog www.catatantraveler.com.

Saya percaya ketika bapak mengulang cerita yang itu-itu saja berarti ada sebuah kenangan dan rindu, dan saya menyampaikan rindu bapak saat itu. 


wisata  waduk jatiluhur
spot foto di dermaga

wisata  waduk jatiluhur
sambil nge-Chat Bapak dan bilang "I'M HERE" (Terkirim ke orang lain, karena bapak gak punya wa)
ha ha ha

Batam wakepark,wakeboarding batam,Cable Ski
Batam Wakepark
Berfikir untuk main wakeboarding atau yang lebih dikenal cable ski tak terfikir sedikitpun oleh saya, saat salah seorang teman meng whatsapp saya dan mengajak liburan di hari Minggu. Awalnya saya tidak tertarik karena harus memasuki kawasan Bengkong Laut, yang mana jauh banget dari kawasan rumah saya. Ha ha ha, tapi karena belum ada jadwal piknik dihari minggu yasudah saya iyakan saja sebelumnya.

Tepat hari H saya datang ke lokasi, cukup mudah menemukan nya menurut saya, apalagi untuk saya yang masa kecilnya pernah jadi warga Bengkong. Masuk ke area Golden Prawn dan lurus terus sampai menemukan danau buatan, yapp..posisi trek cable ski sudah terlihat dari luar dan merupakan tontonan warga Bengkong Laut dan sekitarnya.

Batam Wakepark ini baru diresmikan di 25-26 Maret 2017 bulan lalu, masih terbilang baru. Dan merupakan spot wakeboarding terbaru di Batam. Walaupun masih terbilang baru,  jangan tanya untuk standard nya. Standard yang dipunyai oleh Batam wakepark ini sudah skala internasional. Dibuka dari jam 09.00 pagi – 18.00 sore, harga juga variatif tergantung harinya. Khusus untuk local weekdays Senin - Jumat dibandrol dengan tarif 50.000 rupiah, dan weekend Sabtu-Minggu dengan tarif 250.000 rupiah.

Batam wakepark,wakeboarding batam
View Batam Wakepark

Batam wakepark,wakeboarding batam
Area WC/Ruang Ganti Batam Wake Park - Cakep ya?
batam wakepark, wakeboarding batam, cable ski
ada cafe nya juga? cocok setelah berlelah lelahan

Melewati beberapa bangunan modern dari parkiran dan musik R&B, bikin saya merasa lagi berada bukan di Bengkong nya Batam. Apalagi yang hilir mudik adalah turis asing yang lagi berlibur dengan hanya berbikini. Setelah saya mencari tau, ternyata permainan wakeboarding ini sendiri emang lebih diminati oleh warga tetangga kita yang lagi berlibur ke Batam.

Papan-papan wakeboarding dari berbagai jenis ukuran, model dan brands sudah tersusun rapi di bagian nya masing masing. Kita tinggal pilih mau yang sudah disediakan atau mau menyewa lagi dengan brand dan harga yang khusus pastinya.

Batam wakepark,wakeboarding batam,Cable Ski
Papan-papan Wakeboarding

Batam wakepark,wakeboarding batam,Cable Ski
View area Cable Ski

Batam wakepark,wakeboarding batam,Cable Ski
Sambil nongkrong bareng temen juga seru kan?
Oh ya, Ini adalah kali pertama saya bermain olahraga wakeboarding. Dan memang benar saya adalah pemula yang emang buta dengan tata cara penggunaan papan ini, saat sampai saya sempat bengong ngeliatin turis-turis ini bermain, udah pro banget dan minder banget. #berasapengenpulang

Disini sudah disediakan dua area, ada area latihan dan untuk area berani tampil. Karena saya emang belum bisa sama sekali saya mencoba di area latihan dan diberikan breafing dulu oleh Bang keriting (saya lupa namanya), abang ini adalah pelatih disini. Dan di area latihan kita bisa belajar sekitar 10 menit untuk tau cara mengendarainya. 

batam wakepark, wakeboarding batam, cable ski
area latihan

Batam wakepark,wakeboarding batam,Cable Ski
Wakeboarding time
Ntah sudah berapa kali saya jatuh saat latihan dan terhempas kesana kemari, untung itu air bang bukan kamu #halah. Jujur aja, hampir menyerah diawal tapi semangat yang latihan lainnya seperti mbak www.hijabtraveller.com bikin power saya full lagi. Muka kehempas ke air, kepala kehempas ke air, asalkan hati gak kehempas berarti saya masi diambang aman (gak baper kok pas bagian ini). Itulah mengapa disediakan Helm dan life jacket (safety number one).

Setelah bangun pagi dan menuliskan ini, percayalah tangan saya lagi keram dan pegel-pegel #efek jarang olahraga. Tapi sensasinya bikin saya bakal kembali, PASTI.

Gak nyesel si nyobain olahraga ini, walaupun capek tapi emang sensasinya bikin greget. Pantes aja turis tetangga sabtu minggu full kemari.

Jadi penilaian saya tentang jarak rumah kemari sudah terlupakan karena saya jatuh cinta sama olahraga ini, wkwkwkwk

Mau main kemari lagi, bareng saya yuk?
Percayalah saat kalian ajak saya lagi saya sudah pro. Ha ha ha #songong


batam wakepark, wakeboarding batam, cable ski
salam #Amazing Kepri

BATAM WAKEPARK
Bengkong Laut - Batam
Indonesia
Reservasi/Info : +62 812 6899 7171
Email : ask@bwprk.com




Tanggal 16 April 2017, bertepatan dengan Hari Paskah. Salah satu hotel berbintang 4+ Radisson Golf & Convention Center Batam menghadirkan event dengan tema “ Easter Family Sunday”. Yang mana ini adalah event pertama sejak dibukanya hotel yang mana belum setahun, 27 Juli 2016.

Easter day at Radisson Golf&Convention Center Batam
Happy Easter Day
Nah piknikers, dikenal dengan Brunch Easternya, Director of Sales Radisson Golf & Convention Center Batam yaitu mbak Suriyanti, atau lebih sering disapa mbak yanti berharap Penggabungan makanan Indonesia dan Western ini bisa di kenal karena hanya bisa ditemukan di hotel ini.

Sempet icip-icip dan berpartisipasi dalam testing food di tanggal 10 April 2017 lalu, saya pribadi menilai untuk sekelas Radisson memberikan harga yang sangat terjangkau untuk event food selengkap ini. Cukup membayar Rp 300 ribu per orang, tamu bisa mendapatkan : Easter Brunch in Bite & AL Fresco Terrace, Easter Egg Hunt and eggs painting activity for children, Zoysia spa experience 15% discount on the day, Pool Access.

Radisson Golf&Convention Center Batam
Hmm, nikmat sekali

Media di Radisson Golf&Convention Center Batam
General Manager Veronique Sirault, Chef Alexander, Director of Sales Suriyanti berfoto bersama dengan media di depan
display Dessert Easter di Bite Restaurant
Mendapatkan hal sekaligus dalam harga yang terjangkau, menurut saya sayang banget buat dilewatkan. Cocok si untuk keluarga dan menyenangkan diri sendiri dihari special ini.
Oh ya piknikers, untuk anak-anak berusia 0-6 tahun akan diberikan gratis. Namun untuk usia 6-12 tahun, cukup membayar 50% dari harga dewasa.

Menikmati hidangan yang lengkap dimulai dari Breads, Appetizer, Soup, Main Course, dan Dessert membuat saya tidak sabaran mencoba satu persatu. Jenis breads dalam hidangan adalah  Selection of rolls, soft, focaccia, brioche with flavoured butter. Kemudian dilanjutkan dengan menghidangkan Appetizer, yaitu Crispy panko coated chicken. Dan tak lupa soup juga dikeluarkan dengan khas Indonesia nya, yaitu Soto Medan. Sedangkan untuk menu Main Course nya cukup lengkap dan mengenyangkan, seperti Marinated lamb chops with charred asparagus, roasted cherry tomatoes on the vine and natural cream jus, Freshly seared duo of fish with car-grilled shrimps and a saffron and chive sauce, Confit roasted potatoes with fried garlic, Cauliflower and broccoli gratin with parmesan cheese, Seafood nasi goreng, Stir fried beef tenderloin with garlic, mushrooms and mozzarella. Gimana? Ini baru menu utama loh piknikers, luar biasa dan menggiurkan bukan? Nyumii…

soto medan Radisson Hotel Batam
Menu Soup : Soto Medan 

stir fried tenderloin ala Radisson Hotel Batam
Main Course : Stir fried beef tenderloin 

menu main course Radisson Hotel Batam
Salah satu menu main course

Radisson of the week juice
Favorite drink : Radisson of the Week

menu main course Radisson Hotel Batam
Salah satu menu main course di Radisson

Dan yang terakhir adalah dessert nya, seperti Kit-kat red velvet cake, Mango mousse egg, Chocolate brownie delight, Rainbow cake, Carrot cake, Meringue with fresh fruits and a mascarpone cream, Exotic sliced fruit selection x 5.

Dessert : Cup Cake

Dessert of Radisson Hotel, Kit kat red velvet cake
salah satu hidangan dessert

Semua jenis hidangan tadi adalah yang akan disajikan tepat di momen  16 April 2017 ini, menarik gak sih? Kalau menurut saya si menarik sekali.

Dan hidangan dalam event “Easter Family Sunday” di hasilkan oleh Chef Alexander yang didatangkan langsung dari Scotland yang memiliki keahlian dalam mengolah makanan. Dan Chef Alex juga mengungkapkan, dalam dessert yang disajikan salah satunya Carrot cake merupakan resep langsung dari ibu chef di Scotland. Wow, resep keluarga dan wajib piknikers coba bukan?
Penasaran seperti apa? 

Nah piknikers bisa mencobanya langsung ke Bite Restaurant Radisson Golf & Convention Center Batam, Easter Brunch ini dibuka mulai  jam 12.00 siang sampai jam 15.00 sore. Bisa langsung reservasi via telefon 0778-480 0888 atau langsung datang ke hotel.

Bite Restaurant Radisson Golf&Convention Center Batam
Bite Restaurant

Bite Restaurant Radisson Golf&Convention Center Batam
Bagian dari Bite Restaurant

Bite Restaurant Radisson Golf&Convention Center Batam
Sisi lain Bite Restaurant Radisson


RADISSON GOLF & CONVENTION CENTER BATAM
Jl. Jendral Sudirman Batam
29432 Indonesia

Radisson.com/batamid